Sajadah lebar yang merenggangkan shaf

jamaahSaat aku solat berjamaah di masjid, seringkali ada yang mengganjal di hati lihat keadaan ini. Terutama waktu tarawih di deretan shaf putri. Biasanya hampir setiap jamaah putri membawa sajadah sendiri. Sehingga jika digelar berjejer akan menciptakan jeda yang cukup lebar diantara para jamaah. Padahal bukankah kita diserukan untuk meluruskan dan merapatkan shaf, yang merupakan sebagian dari kesempurnaan shalat berjamaah.

Nabi ShalAllohu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:“Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian dan tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Alloh akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Alloh akan memutuskannya”. (HR: Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim )

Kalau aku sendiri pasti akan selalu berusaha merapatkan shafku sendiri dengan merapatkan sajadahku dengan sebelahku.  Jadi sempat terbersit dalam benakku: kenapa sajadah tidak diciptakan dengan mengurangi seperempat sampai sepertiga ukuran lebarnya?? Selain untuk efisiensi bahan dan penghematan nilai beli, juga merapatkan shaf kita yang renggang selama ini….

Advertisements

3 thoughts on “Sajadah lebar yang merenggangkan shaf

  1. pendapat kmu berseberangan dengan pendapatku..sekarang aku tanya,,knp sejadahnya harus diperkecil seperti ide kmu…?klo bsar kan ga da salah nya,,mngkin bisa dipakai untuk 2 org. lagian, ga da masalah kan klo pas sholat orang lain nginjek sejadah kita untuk merapatkan.,ga musti sajadahnya dikecilin.

  2. @aulia: seandainya sdr pintar mengkaji tulisanku, sekali lg, poin aku disini adalah ttg pentingnya merapatkan shaf dlm shalat brjamaah. Kalo ide mgecilkan sajadah, itu hanya krn aku ngenes liat msh byk d lapangan, jamaah qta yg renggang krn tdk merapatkan sajadah besar/lebar. Spt yg kubilang, bhw kalo aku sendiri dlm brjamaah akan sengaja sedikit merapatkan/menumpuk/mnginjak sajadahku dgn sajadah sblhku demi shaf yg rapat. Mslhnya belum semua jamaah punya ksadaran akan rapatnya shaf itu.
    So,sangat lain halnya jika sajadah lebar digunakan utk sendri, atau sengaja 1 sjdh digunakan bersama dgn merapatkan shaf, tentu saja tak jd mslh. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s