Monopoli, kisah tidak teladan.

Kamis  itu, 9 April 2009 kami ber4 : aku-ika-said-oni yang bergolput-ria berencana merayakan hari pemilu dengan piknik menjelajahi pantai selatan di gunung kidul, melengkapi blog narsis kami. Pagi2 benar aku jemput ika n segera menuju kos oni karena kami janjian di sana. Ternyata oh ternyata, rencana gagal total karena oni-said harus mudik.

Gapapa, sebagai gantinya kami sempet monopoli di kos oni. Sialnya, aku kalah duluan 😦 Heran deh, mestinya ga gitu. Padahal kan aku udah curang, waktu anak2 ga liat aku pake mundurin langkah biar ga kena pajak sewa rumah yang harganya mahall. Ga ketauan yg lain kok, tapi abis slesei permainan aku ngaku klo udah curang.

The point is…

  • Paling temen2ku udah lebih jago main curang2an tanpa setauku nih.
  • Berarti lain kali aku harus main curang yang lebih banyak n lebih canggih lagi deh, biar ga kalah n kena hukuman.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s