Arti Bahagia bwt aku

•November 18, 2009 • 2 Comments

Andainya saja… Bisa hidup jujur n ga takut apapun selain kpd Rabb-ku, sungguh cukuplah bagiku utk bahagia.

Yap. Pernah ga, harus berbohong utk menyelamatkan satu keadaan, tp sbnrnya menyimpan rasa bersalah…?

Pernah ga, ngerasa takut miskin, takut tak terlihat menarik, takut akan apa yg dipikirkan anggapan orang, takut kehilangan zona nyaman, n ketakutan2 duniawi semacamnya…?

Sungguh kuatkanlah aku ya Rabb, hanya dan hanya kepadaMu aku bergantung.

Karena aku percaya, akan ada kehidupan kedua setelah ini.

Salah Tujuan

•November 8, 2009 • 3 Comments

Seorang manusia keluar dari rumahnya di pagi hari, dengan tekad bulat menujut tempat kerja. Menembus kemacetan jalan ibukota yang semrawut, yang terkadang “selak-selakan” dengan orang lain tanpa peduli orang itu, yang mungkin sedang berusaha teratur ditengah kemacetan. Selesai memarkir kendaraan tujuan selanjutnya adalah membeli sarapan, tanpa ada rasa ingin tahu apakah makanan itu halal dan thoyyib.

Di tempat kerja, dia bekerja sesuai “job description” dan mengikuti perintah atasan-atasannya. Ditengah meeting terdengarlah suara adzan dzuhur, tanpa terlalu mempedulikannya meeting tetap berjalan hingga waktu makan siang. Di tengah perjalanan menuju tempat makan siang dia berpapasan dengan jamaah sholat dzuhur, “Assalamualaikum, sudah sholat belum?”, jawabnya “Iya nanti, makan siang dulu”, melangkahlah dia menuju tempat makan siang yang menurutnya enak. Setelah makan siang dia melaksanakan sholat dzuhur lalu kembali ke tempat kerjanya.

Continue reading ‘Salah Tujuan’

Mari kumpulkan Permen

•October 26, 2009 • 1 Comment

Belanja di sebuah mini market, uang kembali 200 rupiahku diganti dengan 2 buah permen.

Aku : wah, berarti besok lagi klo aku blanja disini boleh bayar pake permen ya mas

mas Kasir : hi, iya mba maaf uang recehnya terbatas…

yAng teRsisA daRi LebaraN

•September 27, 2009 • 1 Comment

Just see n think:

  1. Pasca lebaran, akankah tayangan sinetron yg mndadak brjilbab n kopiah, bahasa inpotamin yg sedikit lbh santun, juga sholat jamaah – tahajud – tadarus n sgala ibadah qta hanya musiman yg berakhir d ujung lebaran? Sangat mungkin slma ini aku trmasuk d dlmnya..
  2. Sering nemu sdikit keliru. Yg bener tulisannya : minal AIDIN wal FAIZIN.. (Kembali kpd fitrah n kemenangan). Itupun konon cm budaya indonesya. Sdg Rasul mgucap: Taqobbalallahu minnaa wa minkum.. (smg Allah mnerima ibadah qta smua). Krn utk kembali suci n meraih kmenangan, bukankah ibadah qta hrs diterima. Bnrkah ‘kmenangan’ itu bnr2 milik qta?
  3. Kapitalisme yg bersahabat erat dgn ketupat lebaran.. Walopun tentu saja aku sndri sll latah beli baju baru pra lebaran. Tp kuharap msh dianggap tetap dlm batas sewajarnya. Ga trlalu byk belanja yg sbnrnya tak trlalu perlu. Pd knyataannya, Aqua gelas kardus produk sekutu israel yg brkontribusi utk semburan peluru ke saudara2 qta d palestine, yg hari biasa djual 15an ribu, saat lebaran jd 23ribu pun tetap laris manis dibeli utk mnjamu para tamu yg brsilaturahim.
  4. Oleh2 langganan lebaran yg sudah2 bwtku: tmbah gendut, diyet gagal total :p

Tips Shalat Khusyu

•September 11, 2009 • Leave a Comment

Diambil dari beberapa referensi, termasuk yang aku dapatkan dari acara Training Sholat Khusyu oleh tim Abu Sangkan di Masjid Syuhada Jogjakarta pada Ramadhan 1430 H :

  1. Wudhu. Khusyunya sholat dimuali dari gerakan wudhu. Mantapkan hati kita pada setiap basuhan air wudhu akan menyucikan mulut (ucapan), hidung (penciuman), muka (perangai), tangan (perbuatan), rambut (pikiran), telinga (pendengaran) dan kaki (langkah) kita dari hal-hal yang tidak semestinya.
  2. Siapkan tempat yang kondusif. Misalnya matikan suara volume tv, matikan handphone. Jika perlu pastikan ruangan tidak cukup gerah, tambahkan wangi2an dan pakaian yang paling nyaman untuk menunjang suasana sholat kita.
  3. Niat. Sebelum terucap “Allahu Akbar” pada takbiratul ikhram, yakinkan diri kita bahwa kita benar-benar akan berhadapan dengan Allah. Sehingga selama shalat singkirkan pikiran-piriran duniawi.
  4. Gerakan shalat yang benar. Sebelum mengikuti training ini, aku ga tau bahwa ruku’ yang benar adalah dengan membungkukkan badan kita sambil didorong ke depan sampai tangan kita menahan di lutut, sehingga sudutnya akan lebih rendah dari 90 derajat. Kemudian pada saat sujud, posisi kening dan hidung kita menyentuh sajadah, sebgai wujud penghambaan sepenuhnya. Terbukti gerakan sujud seperti ini akan lebih rileks dan tidak cepat lelah jika sujud dilakukan dalam waktu yang lama. Kemudian salam, saat menengokkan kepala, posisi pipi kita harus dari belakang sehingga sebisa mungkin membentuk sudut 90 derajat penuh ke samping.
  5. Pahami seluruh bacaan sholat. Aku ingat saat dulu mengikuti mata kuliah Agama Islam di kampus, salut pada dosen kami, karena Ujian Akhir Semester kami bukanlah teori hafalan atau paparan pemikiran seperti umumnya, tetapi hafalan seluruh bacaan dalam sholat beserta artiny dalam bahasa Indonesia. Jadi sadar, bahwa dengan mengerti arti bacaan sholat, maka kita kan lebih menghayati setiap doa-doa di dalamnya, dan bukan hanya asal mengucap bacaan bahasa arab yang kita hafalkan sejak kecil tanpa paham benar maknanya.

Puasa Ade

•September 3, 2009 • 1 Comment

Pagi itu aku bicara sama ade vina di telpon…

Aku : Ade puasa ga si?

Ade : Puasa dongg..

Aku : Tadi pagi maem ga?

Ade : Engga dong, ade kan puasa. Cuma makan permen doang…

PPT-ku sayang : Kuis Judi?

•August 28, 2009 • 6 Comments

ppt_002 ppt_01

Aku seneng saat tahu bahwa film Para Pencari Tuhan tahun ini kembali ditayangkan kelanjutannya di SCTV. Kemasan drama komedi situasi yang cair membuat PPT-3 mudah dicerna meski konten yang disajikan lebih dalam. Mencerahkan, mendidik tanpa orang bisa menggurui. Ditambah bumbu romantika cinta yang segar dan dialog yg cerdas menambah daya pikat film ini. Salut deh buat kang Dedy Mizwar.

Sayang sekali, buat aku masih ada mengganjal tentang film idolaku ini. Pertama, PPT masih memakai cara “judi” saat selingan iklan sinekuis di dalamnya. Penonton mengirim SMS ke nomor tujuan bertarif premium 2 ribu, untuk kemudian diundi siapa yang terpilih menjawab pertanyaan yang sering aku anggap bodoh. Dan kalaupun salah menjawab maka akan diingatkan sama para presenternya…dan langsung menang mendapatkan 1 juta rupiah. Lalu apa bedanya dengan judi yang memasang sekian ribu untuk diundi dan berharap menang sekian juta??…

Kedua, tentang jam tayang. PPT ditayangkan jam 03.00 – 05.00 saat menemani sahur. Yups, bagus sih, buat para pecintanya sepertiku akan jadi semangat untuk bangun sahur. Tapi lantas akan menjadi candu untuk terus duduk di depan tivi sampai jam 5 pagi yang nyaris melewati waktu shalat subuh yg sempit waktunya. Terkadang lewat jam 5 langit sudah mulai terang, yang merupakan tanda berakhirnya waktu subuh. Kemudian saking laris manisnya pilem ini, ada siaran ulang PPT tiap episodenya pada hari yang sama, jam 18.00 – 19.30 saat menemani berbuka. Tapi lagi2, waktunya melewati adzan isya yang jelas diiringi solat tarawih sekitar jam 7 malam.

Mungkin memang sebuah “kebetulan” jika kedua jam tayang PPT ini dipilih melewati waktu2 salat yang sempit. Apalagi di bulan Ramadhan dimana kita berlomba utk mengantongi pahala. Padahal dalam sehari begitu panjang untuk mengambil waktu yang lain, di pagi or siang hari misalnya. Atau malam hari selepas tarawih. Sangat disayangkan jika pecinta setia film PPT (yang rating acaranya mencapai angka 30 ini) tetap nempel duduk di depan tivi dengan mengorbankan waktu solat mereka. Semoga saja kita tidak termasuk di dalamnya. Bagaimanapun, PPT telah menjadi angin segar di tengah industri sinetron indonesia yang kebanyakan tak jauh dari kisah cinta remaja, perebutan harta, klenik, dsb…

Wallahu’alam bishowab…

Sajadah lebar yang merenggangkan shaf

•August 28, 2009 • 3 Comments

jamaahSaat aku solat berjamaah di masjid, seringkali ada yang mengganjal di hati lihat keadaan ini. Terutama waktu tarawih di deretan shaf putri. Biasanya hampir setiap jamaah putri membawa sajadah sendiri. Sehingga jika digelar berjejer akan menciptakan jeda yang cukup lebar diantara para jamaah. Padahal bukankah kita diserukan untuk meluruskan dan merapatkan shaf, yang merupakan sebagian dari kesempurnaan shalat berjamaah.

Nabi ShalAllohu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:“Tegakkan shaf-shaf kalian dan rapatkan bahu-bahu kalian dan tutuplah celah-celah dan jangan kalian tinggalkan celah untuk syaithan, barangsiapa yang menyambung shaf niscaya Alloh akan menyambungnya dan barangsiapa memutus shaf niscaya Alloh akan memutuskannya”. (HR: Abu Dawud dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al Hakim )

Kalau aku sendiri pasti akan selalu berusaha merapatkan shafku sendiri dengan merapatkan sajadahku dengan sebelahku.  Jadi sempat terbersit dalam benakku: kenapa sajadah tidak diciptakan dengan mengurangi seperempat sampai sepertiga ukuran lebarnya?? Selain untuk efisiensi bahan dan penghematan nilai beli, juga merapatkan shaf kita yang renggang selama ini….

Biaya membuat Surat Kehilangan : gratis!

•August 14, 2009 • 1 Comment

Aku yang sangat berpengalaman dalam hal kehilangan dompet [*bangga mode on], tentu saja harus berkali-kali membuat sebuah surat wasiat sakti ini untuk bisa mengurus dokumen-dokumen yang ilang kaya KTP, SIM, ATM, dls…

Prosedurnya adalah sebagai berikut : kita datang ke polsek terdekat, lalu isi form identitas kita beserta data kehilangan barang. Trus surat sakti ini  diketiklah sama pak polisi. {*heran juga, kenyataannya di jaman internet kaya sekarang masih banyak yg masih pake mesin ketik di kantor polisi. Walo ada sih sedikit yg udh melek komputer].

Terakhir, saat surat sakti ini diserahkan ke kita, biasanya kita akan nanya : “berapa biayanya pak?” Nah lo. terakhir ini adalah prosedur yg salah. Ketahuilah bahwa sebenernya biaya Surat Keterangan Kehilangan ini gratis 100%. Sudah menjadi tugas bapak2 polisi ini bwt melayani masyarakat. Dan lagi logikanya, orang lg ditimpa musibah kehilangan kok malah dimintain duit? [Yaah, kecuali jika kita memang berniat ikhlas beramal sama mereka lain soal]

Jadi jangan sungkan bwt membayar cukup dengan ucapan : terima kasih…!!

Kisah Penipu Kuis SMS Berhadiah yang bodoh

•June 30, 2009 • 3 Comments

Suatu siang saat aku nganggur ada sms dari nomer 085656683230 (yang jelas nomer m3) ke nomer as-ku bahwa aku menang undian berhadiah 50 juta dari telkomsel.

Berhubung lg nganggur ya iseng aku layani, dengan bales sms : Wah bener nih mas, trs gimana? ga lama kemudian aku langsung ditelpon dari nomer yang berbeda, 081242927774. Nada bicaranya sangat sopan dan bersahaja. Intinya dia menegaskan bahwa aku dapet hadiah itu. Tapi bodohnya, dia nanya mau dikirim atau diambil sendiri. Trus kujawab kalo diambil sendiri gimana? Dia ngasih alamat lengkap berikut ini:

Drs.Sugiarto

Jl. Gatot Subroto 27 Kuningan

Gedung Lantai 3 Grhapari Kapling 12 Wisma Mulya

Jakarta Selatan.

Aku iyain aja ikutin alur dia sampe telpon ditutup. Sejam kemudian aku sms : “Sori aku ga bs ksna skrg, tp aku udh hubungi telkomsel n kepolisian. Rekaman pembicaraan kita td akan jadi buktinya. Selamat ya, sampai jumpa di ruang pengadilan :)

Begitu ada report bahwa sms telah terkirim, aku langsung ditelpon lagi dari suara yg sama namun dgn nada panik dan tanpa wibawa seperti tadi, hanya satu kaliamat langsung : “mba, polisinya sudah ada di sana?”. Kujawab dengan santei : engga sih, tp aku udh ngubungin telkomsel dan mereka bilang yg kan hubungi kepolisian setempat. Dan dia serta merta menutup telponnya… Duw, mana mungkin mo nangkep maling tapi bilang2 dulu yak =))